Wednesday, September 12, 2007

Ramadhan Kembali Lagi....



Ramadhan Kembali Lagi

Engkau memilihku untuk menemui RamadhanMu sekali lagi…….
Penuh syahdu, aku ucapkan jutaan syukur…. Sungguh, aku bersyukur

Engkau limpahkan kami "The Power Of 30 days..." Tiap hari darinya adalah berharga. Sangat berharga sehingga sehari puasa yang ditinggalkan di RamadhanMu, puasa sepanjang hayat tidak akan dapat menebus hari yang hilang….

Tiap jam dan tiap detik, permata-permata yang mahal. Saat-saat sahur, tempoh paling berharga dalam 24 jam itu, Engkau bangunkan kami. Lembutkan jiwaku untuk rebah dalam RedhaMu pada saat-saat yang harum hening itu....

Basahkan lidahku dengan Jaushan Kabir yang indah, atau Munajat Kumail yang membawa jiwaku mendayu….

Ah…, sungguh indah.

JanjiMu mengampunkan dosa kami yang terdahulu, limpahkan tanpa sempadan Wahai Maha Pemurah

Telah bergema di telingaku sahutan bacaan Qur’anMu di mana-mana, seakan deruan suara lebah yang ramai…

Tambahkan fahamanku terhadap ayat-ayatMu. Kukuhkan aku berpegang padanya biarpun dunia seluruhnya bergoncang…..
Suluhkan hidup kami dengan cahaya Ayat-AyatMu...

Dan saf demi saf di rumah-rumahMu, alangkah indahnya jika itulah gambaran perpaduan dan kekuatan ummahMu

Engkau lipatkan ganjaran seluruh perbuatan dan tindakan baik kami…, Engkau meminta kami pengasih dan prihatin, Engkau imbangkan pandangan kami terhadap dirti kami sendiri dan ummatMu yang lain melalui Jiwa Kepemurahan RamadhanMu. Kesejagatan RamadhanMu.....

Semangkuk gulai untuk jiran kami penghubung rahim. Biarkan saudara kami yang miskin dan memerlukan tidak kami abaikan walaupun hanya sebutir tamar untuk mereka di RamadhanMu. Dhua’fa’ Mu bawakan berbuka bersama kami kerana mereka kekasihMu

Saudara kami yang jauh, di Palestin sana, di Iraq yang sedang menderita, di mana saja….. ampunkan kami jika kami cuai, Ya Rabb

Qiam malam-malam RamadhanMu yang amat berkah, dan Lailatul QadarMu yang agung. Tegakkan tulang belakang kami untuknya. Tegakkan pendirian kami untuk agamaMu juga

Aku bersyukur. Kerna itu, limpahkan berkah yang melimpah ruah. Mendekatlah aku kepadaMu dengan jiwa baru. Bukakanlah tangan kurniaMu seluasnya, Maha Pengasih

Salam Ramadhan dan Salam Kemenangan

14 comments:

Anonymous said...

Umat Islam kini mula meyambut bulan Ramadhan sekali lagi. Walaupun saya bukan seorang Muslim, bulan Ramadhan memberi banyak pengalaman buat diri saya pada masa2 yang lepas dan yang terindah terutama masa2 muda persekolahan saya dan semasa saya berkerja di Kuala Lumpur, ketika itu ramai daripada kawan2 saya yang terdiri daripada kaum Melayu. Saya berasal dari sekolah kebangsaan sejak dari darjah satu hingga ke tingkatan enam atas, memang ramai lah kawan2 melayu. Kalau tiba bulan Ramadhan, biasalah kita buat usik2 kawan2 kita kalau mengetahui mereka yang tidak berpuasa. Kadang2 kawan2 kita yang tersalah kata atau perbuatannya, kita terus mengusik pula mengatakan mereta tidak berpuasa.

Semasa di Kuala Lumpur pula, teringat pula saya ketika bulan ramadhan, kami terpaksa bangun lebih awal kerana kawan2 kita yang hendak bersaur dan sembahyang di masjid berdekatan. Masa itu, kami hidup dirumah bersama "group" bujang. Kadang2 ada kawan yang sanggup makan pukul 12 malam sebelum tidur, kerana terlalu malas untuk bangun pada awal pagi. Kalau di petang hari, bila nak makan pun saya relakan diri kelaparan kerana sanggup berbuka puasa bersama kawan2 kita. Taklalu nak makan, kalau kita makan sorang2, kawan kita masih duduk sambil menunggu masanya. Bagi saya, tunggu saja bunyi radio yang menandakan masa untuk berbuka puasa dan makan.

Sekarang sekembali ke kampung asal saya, bulan ramadhan mungkin bersabit dengan hal makan2 juga.. tertapi berlainan daripada semasa bujang dahulu. Sekarang, sudah lebih 20 tahun berkerja dan berkeluarga, bermakna kita lebih berkemampuan berbanding dahulu. Pada bulan Ramadhan, banyak lah pasar2 yang menjual berbagai juadah kueh dan makanan buat buka puasa. Sebelum pulang dari kerja, mesti saja bersinggah di pasar Ramadhan, mencari keuh-mueh, lauk-pauk dan macam2 lagi makanan untuk buat makan malam. Kadang2 makanan dan lauk yang dibeli lebih daripada hari2 biasa kerana makanan2 yang dijual terlampau enak untuk tidak dibelinya. Akhirnya, makanan2 yang dibeli mulalah dikesali apabila tidak kehabisan. Terpaksa sajalah makan kalau sayang nak dibuang walaupun sudah kenyang. Brangkali sebab itu lah ramai daripada rakyak kita mengelami penyakit2 saperti diabetik dan sakit jantung...

Saya nak ambil kesempatan mengucapkan selamat Berpuasa kepada Dato' dan sekeluarga..dan semua kaum muslimin.

Rajab Ali said...

Doa Harian Ramadhan
Doa Hari Pertama
Ya Allah, jadikanlah puasa dan ibadahku di bulan ini seperti puasa orang-orang sejati, bangunkanlah aku di bulan ini dari kelelapan tidur orang-orang yang lupa dan ampunilah segala kesalahanku, wahai Tuhan semesta alam, dan ampunilah aku, wahai pengampun orang-orang yang bersalah.

Doa Hari Kedua
Ya Allah, dekatkanlah aku di bulan ini dari ridha-Mu, hindarkanlah aku di bulan ini dari kemurkaan-Mu, dan anugerahkanlah taufik kepadaku di bulan ini untuk membaca ayat-ayat (kitab)-Mu dengan rahmat-Mu, wahai Dzat Yang Lebih Pengasih dari para pengasih.

Doa Hari Ketiga
Ya Allah, anugerahkanlah kepadaku di bulan ini kecerdasan dan kesadaran diri, jauhkanlah aku di bulan ini dari ketololan dan kesesatan, dan limpahkanlah kepadaku sebagian dari setiap kebajikan yang Engkau turunkan di bulan ini. Dengan kedermawanan-Mu, wahai Dzat Yang Lebih Dermawan dari para dermawan.

Doa Hari Keempat
Ya Allah, kuatkanlah diriku di bulan ini untuk melaksanakan perintah-Mu, anugerahkan kepadaku di bulan ini kemanisan mengingat-Mu, dengan kemurahan-Mu berikanlah kesempatan kepadaku di bulan ini untuk bersyukur kepada-Mu demi kemurahan-Mu, dan dengan penjagaan dan tirai-Mu jagalah diriku di bulan ini, wahai Dzat Yang Lebih Melihat dari orang-orang yang melihat.

Doa Hari Kelima
Ya Allah, jadikanlah aku di bulan ini dari golongan orang-orang yang memohon pengampunan, jadikanlah aku di bulan ini dari dari golongan hamba-hamba-Mu yang salih dan pasrah, dan jadikanlah aku di bulan ini dari golongan para kekasih-Mu yang dekat dengan-Mu. Dengan kasih sayang-mu wahai Dzat Yang Lebih Pengasih dari para pengasih.

Doa Hari Keenam
Ya Allah, jangan Kau hinakan aku di bulan ini karena keberanianku bermaksiat kepada-Mu, jangan Kau cambuk aku dengan cambuk kemurkaan-Mu dan jauhkanlah aku dari (segala perbuatan) yang menyebabkan murka-Mu. Dengan anugerah dan kekuasaan-Mu wahai Puncak Harapan para pengharap.

Doa Hari Ketujuh
Ya Allah, bantulah aku di bulan ini dalam melaksanakan puasa dan ibadah, jauhkanlah aku di bulan ini dari kesalahan dan doa-dosa (yang tidak pantas dilaksanakan) di dalamnya, dan anugerahkanlah kepadaku di bulan ini (kesempatan untuk) mengingat-Mu untuk selamanya dengan taufik-Mu, wahai penunjuk jalan orang-orang yang sesat.

Zul AbooTalib said...

Puasa Ramadan ini ada 3 makam.
1. Puasa Syari'at (Puasa Perut),
2. Puasa Akhlaq (Puasa Seluruh Anggota)
3. Puasa Irfan (Puasa Hati)
Puasa makam ketiga ini , di samping seseorang harus berpuasa perutnya dan juga seluruh anggota tubuh dan pancaindera, maka hati(qalb)nya juga turut berpuasa.
Sungguhpun puasa ini bukanlah puasa untuk kita, akan tetapi seseorang yang berhasil melakukan puasa syari'at dan puasa akhlak maka dia akan dapat sampai kepada maqam ini pada akhir bulan Ramadan yang mulia.

Anonymous said...

mungkin dato' berminat dengan kes INI!!

Irman ARahman Jakarta said...

Amirul Mukminin Imam Ali bin Abi Thalib (as) diriwayatkan telah memperoleh informasi bahwa seorang gubernurnya di Basrah, Usman bin Hunaif al-Ansyari, menghadiri pesta seorang hartawan Basrah. Fenomena yang mungkin kini sepele bagi kita tetapi tidak bagi Imam Ali saat itu. Sang Khalifah segera menyampaikan pesan:
“Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Wahai Ibnu Hunaif! Telah sampai ke pendengaranku sebuah kabar, bahwa seorang hartawan kota Basrah mengundangmu ke sebuah pesta makan, dan Anda telah bergegas ke sana untuk menikmati aneka hidangan yang lezat di atas nampan-nampan yang datang bergantian… Sungguh aku tak mengira bahwa Anda akan memenuhi undangan seperti itu, lalu makan di suatu tempat yang orang-orang miskinnya dilupakan, dan orang-orang kayanya diundang.”
Jauh sebelum sejarahwan dan filosof Inggris, John Emerich Edward Dalberg Acton, terkenal dengan pernyataannya, “Power tends to corrupt, absolute power corrupts absolutely,” Imam Ali, dalam peringatannya di atas, telah menyatakan kekhawatirannya akan potensi koruptif kekuasaan. Potensi itu akan semakin terasah ketika kekuasaan bersinggungan dengan kemewahan. Ibarat jalan bebas hambatan yang supercepat sehingga mengaburkan pandangan si pengendara dari segala sesuatu di kiri-kanan jalan (wajah lokal, kontur pemandangan, dan wajah regional kehidupan sehari-hari –meminjam ekspresi provokatif Slouka, Ruang yang Hilang: 1999), maka kemewahan dengan "nampan-nampan yang datang bergantian" akan berpotensi menelan habis kesadaran si pemilik kekuasaan terhadap kegetiran, kepahitan, dan kekerasan hidup rakyat yang memberinya kuasa. Bukankah kemewahan adalah "tempat yang orang-orang miskinnya dilupakan, dan orang-orang kayanya diundang"?
Kemewahan adalah sejenis simulasi, representasi tanpa asal-usul realitas. Kemewahan tidaklah diprakondisikan oleh kebutuhan, yang acuannya nyata di dalam realitas, tetapi oleh keinginan: citra, status, simbol, dan gaya sebagai “penanda-penanda” murni yang sudah tidak memiliki “petanda-petanda” (realitas). Bagi kemewahan, tidak ada yang tidak dapat dimiliki karena mewah tidak berbicara tentang “kutahu apa yang kubutuhkan” tetapi “kutahu apa yang kumau”.

Rasul Allah said...

TIDAK ADA YANG TAK GILA MELAINKAN GILA BELAKA

Siapakah yang menyeru orang gila masuk ke dalam Islam? Bilakah Tuhan itu membuka hati orang gila banyak itu masuk ke dalam Islam? Kebanyakan orang gila itu mengaku dia beragama Islam. Pernahkah Nabi Muhammad itu berjumpa dan mengenali orang gila banyak itu? Tetapi orang gila banyak itu mengaku mengikut Nabi Muhammad dan selaku rasul mereka. Adakah Nabi Muhammad itu bersetuju orang gila tersebut menjadi umatnya? Adakah Nabi Muhammad itu pengikutnya terdiri dari orang gila walaupun Nabi Muhammad itu tidak pernah menyampai ayat-ayat Al Quran kepadanya? Tetapi orang gila itu tetap mengikutinya Muhammad itu sebagai rasulnya.

Rasul mana pula yang memasukkan Islam orang gila banyak itu? Walaupun Nabi Muhammad itu telah wafat sekian lama tetapi orang gila banyak itu tetap menyambut hari kelahirannya tiap-tiap tahun.

Penyakit gila mereka itu pula adalah bermusim seperti musim berlapar di bulan ramadhan di siang hari, musim pakai cantik-cantik, makan sedap-sedap pada bulan syawal, musim menangis dipagi syawal di perkuburan, musim minta maaf di bulan syawal, musim makan kuih, lemang, ketupat dan rendang di bulan syawal dan musim baik hati di bulan syawal.

Kebanyakan orang gila itu tidak sedar yang mereka telah dihinggapi penyakit gila tersebut, oleh kerana mereka melayan emosi dan fantasinya terhadap Islam itu. Orang gila itu akan marah bila dikatakan gila dan tidak akan mengakuinya kegilaannya itu.

Ada juga musim orang gila itu membaca Al Quran seperti tadarus dan musabaqah Al Quran iaitu pada bulan ramadhan, walaupun mereka tidak memahami bahasa Al Quran tersebut, jauh sekali mentaati dan mengikutinya. Padahal mereka tidak membaca walau sepatah ayat sekali pun. Itulah yang dipanggil gila isim.

Kebanyakan orang gila itu akan berkata-berkata dengan Tuhan di dalam sembahyangnya walaupun Tuhan itu tidak melayani atau berkata-kata dengan mereka. Tiada siapa yang hendak melayani orang gila tersebut. Oleh kerana apa yang dikatanya pun dia sendiri pun tidak faham. Begitulah perbuatan dan perkataan orang gila.

Tak ada yang tak gila melainkan kebanyakannya gila belaka. Ada di antara mereka yang gila kepada Nabi Muhammad sehingga mereka berpakaian seperti orang arab serta berjanggut tanpa bermisai, walaupun mereka bukan orang arab sekalipun dan bahasa arab pun mereka tak tahu. Kalau berkata di antara mereka, ana – ente. Jika mereka lepas makan akan menjilat jarinya. Amat mudah untuk mengesan orang gila tersebut. Pada malam Jumaat pula penyakit gila membaca Yassin akan datang kepada mereka. Mereka membacanya beramai-ramai tanpa siapa mendengar, memahami dan mengikutinya di antara mereka itu terhadap apa-apa yang dibacakannya. Walaupun mereka tidak faham berbahasa Arab sekalipun tetapi mereka tetap membaca di dalam bahasa Arab. Bagi orang gila tersebut tak faham pun tak apa, mereka akan mendapat pahala bacaannya itu. Begitulah gelagat orang-orang gila tersebut, amat melucukan sekali.

Orang-orang gila tersebut pula akan berkata-kata dengan orang yang telah mati ketika di kubur walaupun orang mati itu tidak lagi dapat mendengar kata-katanya itu. Namun orang-orang gila itu meluahkan perasaan gilanya itu pada orang yang mati tersebut sehingga mereka menasihatinya dan memperingatkannya orang-orang mati itu apabila malaikat Mungkar Nangkir menanyakannya dengan beberapa soalan bagi menolong orang yang mati tersebut.

Bagi mengesan orang-orang gila tersebut, apabila diberitahu kesalahannya, mereka akan marah dan mengamuk disebabkan mereka tidak ada kewarasan berfikir serta hilang kawalan dirinya. Kebanyakan mereka tidak dapat mengatasi emosinya, maka emosi dan fantasinya itulah yang menguasai dirinya. Dan ada juga di antara mereka, yang berpenyakit gila terhadap Islam, di mana mereka akan mengislamkan apa saja yang didapatinya, samada Jabatan atau Majlis atau Parti atau Kolej atau Universiti ataupun Bank termasuk Pusat Rawatan dan Pajak Gadai, pakaian dan juga makanan termasuk Ubat Gigi, semuanya mereka Islamkan. Begitulah kaedahnya gelagat orang-orang gila terhadap Islam.

Bagi mengatasi dan mengawal orang-orang gila tersebut supaya mereka tidak ekstrim dan ganas, maka hendaklah mereka itu dipuji di atas perbuatan gilanya itu. Niscaya mereka akan menjadi baik dengan kita.

SEKIAN

Rasul Allah said...

PERINGATAN KEPADA KAUM MELAYU DI MALAYSIA

Walaupun orang-orang sekarang ini memiliki harta kekayaan yang banyak seperti Karun, dan memiliki kerajaan dan kuasa pemerintahan yang besar seperti Raja Firaun sekalipun, atau mempunyai pengikut yang begitu ramai; tetapi jika mereka tidak beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, malahan mereka menentang dan memusuhi Allah dan Rasul-Nya itu, serta tidak yakin tentang adanya kehidupan akhirat. Maka, segala apa yang dimiliki dan yang dibangga-banggakannya itu tidak boleh menolong dan menyelamatkan mereka daripada azab yang datang daripada Tuhan kepada mereka; samada di dunia mahupun di akhirat. Ketika itu tidak berguna lagi apa-apa yang dimiliki dan yang dibangga-banggakannya selama ini.

Oleh kerana telah datang rasul itu kepada mereka yang menyampaikan ayat-ayat Tuhan serta membawa berita gembira dan memberi peringatan kepada mereka daripada Tuhan. Akan tetapi mereka menyombongkan diri serta menentang dan mendurhakai rasul tersebut serta menuduhnya sesat. Sehingga mereka mengadakan rancangan jahat untuk membunuh atau menangkap bagi memenjarakan rasul itu. Padahal rasul itu adalah membawa rahmat yang besar serta keampunan Tuhan kepada mereka. Akhirnya rasul itu menjadi suatu penyesalan yang besar bagi mereka ketika di akhirat kelak.

Tidak mustahil bagi Tuhan untuk membinasakan kaum Melayu yang ada di Negara ini sebagimana kaum-kaum yang telah diutuskan rasul oleh Tuhan kepada mereka sebelum ini. Yang kisahnya tercatat di dalam Kitab Suci Al Quran. Jika mereka tidak mahu mengambil pelajaran dan peringatan terhadap kaum-kaum atau penduduk negeri yang telah dibinasakan Tuhan itu, maka mereka akan menerima nasib yang sama seperti kaum-kaum atau penduduk negeri tersebut. Hanya masa saja yang akan menentukannya. Oleh kerana perkara tersebut adalah Ketentuan dan Ketetapan Tuhan.

Tuhan itu tidak akan membinasakan sesuatu penduduk negeri itu kecuali telah ada baginya orang-orang yang memberi peringatan iaitu rasul-rasul untuk menjadi peringatan. Dan Tuhan itu sekali-kali tidak berlaku zalim.

Tuhan itu tidak akan mengubah nasib sesuatu kaum itu melainkan kaum itu sendirilah yang akan mengubah nasib mereka. Jika baik yang mereka buat, maka baiklah yang mereka dapat. Begitu juga di sebaliknya.

Walaupun Raja Firaun tersebut percaya kepada Allah, dan mengatakan ia telah melakukan kebaikan, tetapi di dalam masa yang sama ia hendak menjadi Tuhan, dengan memaksa manusia supaya tunduk patuh kepada kehendak dan perintahnya. Barangsiapa yang mendurhakainya akan dihukum dan disiksa olehnya.

Begitu juga keadaan Karun sebelum ini. Ia enggan berjihad dengan jiwa dan hartanya itu di atas Jalan Tuhan berserta Musa dan menolongnya. Malahan ia menghina rasul dan Tuhannya serta menyombongkan diri terhadapnya.

Samalah keadaannya orang-orang seperti Raja Firaun dan Karun itu sekarang ini, terhadap Allah dan rasul-Nya. Niscaya mereka itu semua akan ditanya oleh Tuhan ketika di akhirat, iaitu: ‘Bagaimanakah keadaan kamu ketika Ku utuskan rasul-rasul-Ku yang menyampaikan ayat-ayat-Ku kepada kamu semua? Dan ke manakah kamu belanjakan harta kamu ketika hidup di dunia sebelum ini? ‘.

Maka ketika itu ingatlah mereka terhadap rasul yang telah diutuskan Tuhan kepada mereka dan sikap serta perbuatan mereka terhadap rasul itu. Itulah hari yang amat sulit bagi mereka. Kemudian mereka akan dibawa ke neraka berombong-rombongan sehingga sampai di pintu-pintu neraka itu.

Maka dibukalah pintu neraka bagi mereka oleh penjaga-penjaganya, seraya berkata kepada mereka iaitu: “Belumkah pernah datang di antara kamu rasul-rasul yang membacakan ayat-ayat Tuhan kepada kamu semua serta memberitahukannya tentang pertemuan dengan hari ini?”.

Ketika itu mereka akan mengatakan: “Benar, telah datang.” Tetapi telah pasti berlaku ketetapan azab terhadap orang-orang kafir itu.

Jika Rasul itu sesat atau palsu, maka kesesatan dan kepalsuan itu adalah bagi dirinya. Tetapi jika Rasul itu tidak sesat dan tidak palsu, maka azab yang telah diancamkannya itu pasti akan menimpa mereka.

Rujuk FIRMAN ALLAH, Surah Thaahaa, Ayat 134;

‘Dan sekiranya Kami binasakan mereka dengan suatu azab sebelum Al Quran itu diturunkan, tentulah mereka berkata: “Ya Tuhan kami, mengapa tidak Engkau utus seorang rasul kepada Kami, lalu kami mengikuti ayat-ayat Engkau sebelum kami menjadi hina dan rendah?’.

Rujuk FIRMAN ALLAH, Surah Al Anfaal, Ayat 30;

‘Dan ingatlah, ketika orang-orang kafir memikir daya upaya terhadapmu untuk menangkap dan memenjarakanmu atau membunuhmu, atau mengusirmu. Mereka memikirkan tipu daya dan Allah menggagalkan tipu daya itu. Dan Allah sebaik-baik Pembalas tipu daya.’

Rujuk FIRMAN ALLAH, Surah Az Zukhruf, Ayat 78 hingga 80;

‘Sesungguhnya Kami benar-benar telah membawa kebenaran kepada kamu tetapi kebanyakan di antara kamu benci pada kebenaran itu. Bahkan mereka telah menetapkan satu tipu daya (jahat), maka sesungguhnya Kami akan membalas tipu daya mereka. Apakah mereka mengira, bahwa Kami tidak mendengar rahsia dan bisikan-bisikan mereka? Sebenarnya (Kami mendengar) dan utusan-utusan (malaikat-malaikat) Kami selalu mencatat di sisi mereka.’

Rujuk FIRMAN ALLAH, Surah Shaad, Ayat 11 hingga 16;

‘Suatu tentera yang besar yang berada di sana dari golongan-golongan yang berserikat, pasti akan dikalahkan. Telah mendustakan rasul-rasul pula sebelum mereka itu; kaum Nuh, ‘Aad, Firaun yang mempunyai tentera yang banyak, dan Tsamud, kaum Luth dan penduduk Aikah. Mereka itulah golongan-golongan yang bersekutu menentang rasul-rasul. Semua mereka itu tidak lain hanyalah mendustakan rasul-rasul; maka pastilah bagi mereka azab-Ku. Tidaklah yang mereka tunggu melainkan hanya satu teriakan saja yang tidak ada baginya saat berselang. Dan mereka berkata: “Ya Tuhan kami, cepatkanlah untuk kami azab yang diperuntukkan bagi kami sebelum hari berhisab.”.’

Rujuk FIRMAN ALLAH, Surah Al Mujaadilah – Ayat 20 & 21;

‘Sesungguhnya orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, mereka termasuk orang-orang yang sangat hina. Allah telah menetapkan: “Aku dan rasul-rasul-Ku pasti menang”. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa.’

SEKIAN

Sri Kebakat said...

Selamat Berpuasa,dan Selamat Meyambut Hari Raya Aidilfitri kpd Dato' dan sekeluarga..

Anonymous said...

munajat kumail bukan berunsur syiah ke?

Anonymous said...

Alfatihah- Pada hari ini 10.10.1969 genap 38 tahun Allahyarham Dr Burhanuddin AlHelmy meninggal dunia.

Anonymous said...

Dato' , i want an explanation, why did you hide your second marriage and make your first wife mengamuk as written in MSO's blog? I think you should better show your second wife and give reason why you married her. People like you to be honest. Takkan kawin dua berdosa sampai nak sorok2?

Anonymous said...

haha...bangang cakap orang dia pun sama.... nafsu sex tinggi...

lagi satu, link tu bagi update laa bhai... lu keje kutuk orang tapi spender lu sendiri terkoyak lu tak sedar...

cuba lu klik kat link pas johor tu... mana dia pegi..??? nak ada blog bukan hanya tau dok kutuk orang semua tak betul...engkau ajelah yang baik... sedarlah diri... link semua tu kena update...

bagi tunjuklah bini kedua bhai... kirim salam sama ketua lu... Islam ler sangat lu tu keje kutuk orang lain... kalau ada hutan kat kelantan yg nak lu gondolkan jangan lupa ler hulur kat gua, jangan kat kroni lu aje lu dok hulur... tak baik makan sorang nanti tuhan marah...link kene update ye bhai.

selamat hari raya.

Anonymous said...

Assalamualaikum

Berterus terang lah....DEMI ISLAM....tak kesian ker kat TUAN GURU NIK AZIZ yang bersusah payah membentuk imej PAS yang mencerminkan ISLAM YANG INDAH...jangan malukan PAS

Anonymous said...

to the 2 anonymous..which and what mso's blogs ? maksud gua, bagi la URL tu.. and siapa yang kahwin 2 ???